Tampilkan postingan dengan label Fakta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fakta. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 September 2013

Mengapa Burung Beo Pandai Menirukan Ucapan Manusia

http://kompasnia.blogspot.com

KOMPASnia - Pernahkan kamu merasa penasaran, kenapa burung beo dapat menirukan ucapan manusia dengan baik? Nah, mau tahu, burung Beo dapat berbicara layaknya manusia karena burung beo menggunakan lidah nya agar dapat menghasilkan suara seperti huruf‑huruf vokal sebagaimana halnya kita, manusia.

Pada manusia, bunyi dihasilkan dari larynx (pangkal tenggorokan) dan dapat diubah‑ubah sesuai pergerakan lidah dalam mulut. Hal seperti inilah yang menolong kita mengucapkan huruf vokaldan huruf konsonan meski huruf itu rumit.

Hingga kini, tak sedikit peneliti beranggapan, burung Beo sama seperti halnya bangsa burung lain, menghasilkan dan mengubah‑ubah suaranya dengan menggunakan larynx dan syrinx tanpa menggunakan lidahnya sama sekali.

Ternyata, burung Beo menggerakkan lidahnya ke depan dan kebelakang ketika berbicara.Hal ini yang kemudian menggelitik Gabriel Beckers dan rekan‑rekannya yang berasal dari Universitas Leiden, Belanda, tertarik untuk mengamati apakah pergerakan ini memang berperan pada burung Beo yang pintar meniru ucapan manusia.

Para peneliti mencoba melakukan riset pada sejumlah burung Beo. Syrinx burung‑burung kemudian diganti sebuah speaker elektronik yang sangat kecil. Ketika amplifier memperdengarkansuara, sebuah pengait menggerakkan lidah burung itu.

Para peneliti menemukan, pergerakan lidah kurang dari satu milimeter saja akan menimbulkan perbedaan besar terkait kualitas suara vokal burung Beo yang dikeluarkan.

Terus seberapa besar perbedaannyaya? Perbedaan itu, kata Beckers, lebih besar ketimbang perbedaan antara huruf 'a' dan 'o' yang diucapkan manusia.

Jadi, menurut Beckers, kemampuan burung Beo memainkan lidahnya mengucapkan huruf‑huruf vokal mungkin didorong bakat burung menjadipeniru.

http://kompasnia.blogspot.com
Sumber: http://kompasnia.blogspot.com


berita yang disarankan :



Jumat, 13 September 2013

Fakta Menarik Tentang Kulit

http://kompasnia.blogspot.com

KOMPASnia - Organ terluar alias kluit dari tubuh manusia yang bersifat lentur dan lembut.Demi si kulit sehat, setiap hari orang membersihkan, melembabkan dan melindungi kulitnya, terlebih lagi wanita. Apa saja fakta di balik kulit manusia?

Seperti dilansir dari Howstuffworks, dengan memahami kulit dapat membantu menempatkannya dalam sebuah perspektif bagaimana kulit mengisi semua ruang di tubuh.

1. Kulit melindungi organ internal dari unsur-unsur eksternal seperti suhu ekstrem, sinar ultraviolet dari matahari dan bahan kimia berbahaya.

2. Kulit juga membantu menahan air, mencegah infeksi dan memproduksi protein esensial dan vitamin. Untuk melakukan semua tugas itu, dibutuhkan kulit dalam jumlah banyak.

3. Orang dewasa rata-rata memiliki sekitar 8 pon (3,6 kilogram) atau sekitar 22 kaki persegi (6,7 meter persegi) kulit.

4. Tidak semua kulit dapat terlihat oleh mata. Kulit manusia terdiri dari tiga lapisan, yaitu epidermis, dermis dan lapisan lemak di bawah kulit, atau hypodermis. Dan setiap lapisan memiliki tujuan yang berbeda.Epidermis adalah lapisan kulit luar yang memberikan pigmen dan menghasilkan sel-sel kulit baru sebagai pengganti sel-sel yang sudah mati.Dermis adalah lapisan tengah, merupakan tempat rasa sakit dan mengandung reseptor sentuhan seperti pembuluh darah, folikel rambut, kolagendan elastin.Sedangkan lapisan bawah kulit terdiri dari kolagen dan lemak, yang membantumenyerap goncangan dan melindungi tubuh serta organ-organ internal.

5. Kulit adalah organ yang terus berkembang dan selalu berubah sepanjang hidup kita. Bahkan manusia menanggalkan sekitar 40.000 sel kulit per menit.

6. Kulit mengalami pembaharuan setiap 35 hari sekali. Ini berarti bahwa ketika seseorang berumur 20 tahun, ia telah mengalami pergantian kulit sebanyak 200 kali.

Sumber: http://kompasnia.blogspot.com


berita yang disarankan :



Rabu, 04 September 2013

Inilah Bukti bahwa Gunung itu Bergerak

http://kompasnia.blogspot.com

KOMPASnia - Dalam sebuah ayat, kita diberitahu bahwagunung-gunung tidaklah diam sebagaimana yang tampak, akan tetapi mereka terus-menerus bergerak."Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamusangka dia tetap di tempatnya, padahal dia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." (Al Qur'an, 27:88)

Gerakan gunung-gunung ini disebabkan oleh gerakan kerak bumi tempat mereka berada. Kerak bumi ini seperti mengapung di atas lapisan magma yang lebih rapat.

Pada awal abad ke-20, untuk pertama kalinya dalam sejarah, seorang ilmuwan Jerman bernama Alfred Wegenermengemukakan bahwa benua-benua pada permukaan bumi menyatu pada masa-masa awal bumi, namun kemudian bergeser ke arah yang berbeda-beda sehingga terpisah ketika mereka bergerak saling menjauhi.

Para ahli geologi memahami kebenaran pernyataan Wegener baru pada tahun 1980, yakni 50 tahun setelah kematiannya. Sebagaimana pernah dikemukakan oleh Wegener dalam sebuah tulisan yang terbit tahun 1915, sekitar 500 juta tahun lalu seluruh tanah daratan yang ada di permukaan bumi awalnya adalah satu kesatuan yang dinamakan Pangaea.

Daratan ini terletak di kutub selatan.Sekitar 180 juta tahun lalu, Pangaea terbelah menjadi dua bagian yang masing-masingnya bergerak ke arah yangberbeda.

Salah satu daratan atau benua raksasa ini adalah Gondwana, yang meliputi Afrika, Australia, Antartika dan India. Benua raksasa kedua adalah Laurasia, yang terdiri dari Eropa, Amerika Utara dan Asia, kecuali India.

Selama 150 tahun setelah pemisahan ini, Gondwana dan Laurasia terbagi menjadi daratan-daratan yang lebih kecil.Benua-benua yang terbentuk menyusul terbelahnya Pangaea telah bergerak padapermukaan Bumi secara terus-menerus sejauh beberapa sentimeter per tahun.

Peristiwa ini juga menyebabkan perubahan perbandingan luas antara wilayah daratan dan lautan di Bumi.Pergerakan kerak Bumi ini diketemukan setelah penelitian geologi yang dilakukan di awal abad ke-20. Para ilmuwan menjelaskan peristiwa ini sebagaimana berikut:Kerak dan bagian terluar dari magma, dengan ketebalan sekitar 100 km, terbagi atas lapisan-lapisan yang disebut lempengan.

Terdapat enam lempengan utama, dan beberapa lempengan kecil. Menurut teori yang disebut lempeng tektonik, lempengan-lempengan ini bergerak pada permukaan bumi, membawa benua dan dasar lautan bersamanya. Pergerakan benua telah diukur dan berkecepatan 1 hingga 5 cm per tahun.

Lempengan-lempengan tersebut terus-menerus bergerak, dan menghasilkan perubahan pada geografi bumi secara perlahan. Setiap tahun, misalnya, Samudera Atlantic menjadi sedikit lebih lebar. (Carolyn Sheets, Robert Gardner, Samuel F. Howe; GeneralScience, Allyn and Bacon Inc. Newton, Massachusetts, 1985, s. 30)

Ada hal sangat penting yang perlu dikemukakan di sini: dalam ayat tersebut Allah telah menyebut tentang gerakan gunung sebagaimana mengapungnya perjalanan awan. (Kini, Ilmuwan modern juga menggunakan istilah "continental drift" atau "gerakan mengapung dari benua" untuk gerakan ini. (National Geographic Society, Powers of Nature, Washington D.C., 1978, s.12-13)

Tidak dipertanyakan lagi, adalah salah satu kejaiban Al Qur’an bahwa fakta ilmiahini, yang baru-baru saja ditemukan oleh para ilmuwan, telah dinyatakan dalam Al Qur’an.



berita yang disarankan :